Kenji sensei mengajar iaijutsu di Samurai Indonesia Study Club cabang Solo dan sekaligus menguji kenaikan tingkat murid-murid pada tanggal 27 Desember 2019. Kenji sensei juga menggunakan momen ini untuk pergi ke Segoro Gunung Camp Ground di lereng gunung Lawu Karanganyar Solo Raya. Selain itu Kenji sensei juga menyempatkan melakukan rings bodyweight workout untuk menjaga tubuhnya tetap bugar ...
Jika anda ingin mengundang Kenji sensei untuk private iaijutsu di luar kota Sidoarjo/Surabaya silahkan hubungi beliau via WA: 081357635764.
Setiap ilmu beladiri yang dituangkan guru kepada kita, sesungguhnya ada perjuangan di baliknya.
Sebelum dapat kita timba ilmunya, seorang guru harus belajar sekian lama. Bermodal tenaga, pikiran, waktu, dan harta. Jenjang demi jenjang dan berbagai halangan dia lalui untuk menguasai ilmu. Cidera dan luka mungkin menjadi makanan sehari-hari.
Saat guru memutuskan untuk mengajarkan ilmunya pun, masih ada usaha yang harus ditempuhnya. Membuat urut-urutan pelajaran, menyiapkan tempat, dan meluangkan waktu. Mungkin juga harus ijin ke lingkungan sekitar tempat ia mengajar.
Kemudian kita dan beliau dipertemukan. Barulah guru menuangkan ilmu demi ilmu. Nah, bukankah sangat banyak kebaikan ilmu yang telah kita terima dari guru kita?
Semua itu sulit bagi kita untuk bisa membalasnya. Kebaikan ilmu itu tiada tara. Maka sangat layak jika guru kita perlakukan dengan baik.
Beberapa Adab pada Guru
Datang tampak muka, pergi tampak punggung. Meminta baik-baik saat ingin berguru. Jika suatu saat harus berhenti belajar (misalnya karena sakit), berpamitan baik-baik dan dengan jujur jelaskan alasannya.
Mendoakan guru. Selalu mendoakan kebaikan untuk guru, atas ilmu yang telah diberikan.
Bayar iuran. Baik belajar di perguruan atau secara privat, penuhilah jika guru menentukan iuran dalam jumlah tertentu. Jika belum/tidak bisa membayar, bilang terus terang.
Mengakui sumber ilmu. Meski suatu saat kita lebih hebat dari guru kita, jangan pernah menghilangkan perannya. Akui dari siapa kita mendapatkan ilmu.
Memperlakukannya dengan baik. Misalnya dengan bertutur kata santun, menghormatinya, bersikap sopan, memanggilnya dengan panggilan yang baik. Pun tetap hormati jika usia guru lebih muda dari kita.
Bertanya dengan cara yang baik dan dengan niat yang baik. Bertanya dengan maksud untuk menambah pengetahuan, bukan untuk iseng atau mendebat. Lihat keadaan, cari waktu bertanya saat guru sedang tidak sibuk. Juga jangan tanyakan yang aneh-aneh seperti: teknik bantingan apa yang efektif digunakan di bulan yang gravitasinya lebih rendah dari bumi? Dan jangan bertanya dengan tujuan untuk menjilat, mencari simpati, mendapatkan pujian.
Mengingatkan dengan santun saat guru salah. Seperti umumnya manusia, guru kadang bisa salah. Tugas murid untuk mengingatkannya dengan santun. Carilah waktu dan tempat yang baik, jangan diingatkan di depan umum.
Tengok saat kesusahan. Saat guru sakit atau terkena musibah, tengoklah. Mungkin ada yang bisa kita bantu. Setidaknya kehadiran kita bisa menyenangkan hatinya.
Rajin latihan. Rajin datang di waktu-waktu yang sudah disepakati untuk berlatih, akan membuat hati guru menjadi senang. Seperti kita, guru juga harus meluangkan waktunya untuk bisa hadir.
Semoga kita selalu bisa menjaga adab yang baik pada guru
Pada tanggal 21, 22, 23 Juni 2019 Kenji Sensei mengajar 2 murid private iaijutsu di Mataram Lombok NTB. Semoga latihan di Mataram bisa berlanjut dan kedepannya bisa semakin bertambah jumlah murid nya.
Samurai Indonesia telah mengadakan seminar iaijutsu di Kuta Bali pada tanggal 17-19 November 2017 yang dipimpin oleh Kenji Sekiguchi sensei dan dibantu oleh para instruktur Alex sensei, Prince sensei dan Angel sensei.
Setelah seminar perdana ini maka Kuta Bali telah resmi menjadi Study Club Samurai Indonesia cabang Kuta Bali dengan dikoordinasi oleh Bpk. Sandy Yudhana. Bagi yang berdomisili di Kuta Bali dan berminat ikut latihan ilmu pedang samurai Komei Juku Muso Jikiden Eishin ryu Iaijutsu silahkan menghubungi di nomer WA: 0813 5763 5764
"You will make lots of mistakes and you will feel lots of pain, but in life, mistakes makes you smarter and pain makes you stronger." To join our iaijutsu dojo in Surabaya or Sidoarjo, please send WA: 0813 5763 5764
Mulai Agustus 2017 khusus untuk Dojo Sidoarjo dan kelas Private di Sidoarjo dan Surabaya, kami menerima pembayaran SPP dan Administrasi lainnya menggunakan Dinar Emas dan Dirham Perak.
Silahkan hubungi WA 0813 5763 5764 untuk informasi lebih lanjut.
Rasulullah SAW bersabda:
“Akan datang kepada manusia, suatu masa yang mana tidak bermanfaat di masa itu kecuali Dinar dan Dirham.” (HR. Ahmad)
Di dalam hadits lain:
“Akan datang suatu jaman kepada manusia. Barangsiapa yang tidak mempunyai uang kuning (Dinar) dan juga uang putih (Dirham), maka tidak akan mendapatkan kemudahan dalam kehidupan.” (HR. Ath-Thabrani).
Rasulullah SAW bersabda: “Dinar (emas) dan dirham (perak) adalah stempel Allah di muka bumi-Nya, barangsiapa yang datang dengan mempergunakan stempel tuhannya, maka akan dicukupi semua kebutuhannya.” (HR Imam Ath-Thabrani)
Amerika Serikat
SETIDAKNYA ada selusinan negara bagian yang masyarakatnya dalam beberapa tahun terakhir mengembangkan mata uangnya sendiri, dengan tidak lagi menggunakan US Dollar.
Kepercayaan mereka telah hilang atas uang dollar terbitan The Fed, Bank Sentral AS.
Sebut saja The Cascadia Hour Exchange yang menggunakan mata uang CHE. John Poling, pendiri lembaga keuangan tersebut dalam video CNNMoney, “Kita tidak percaya dengan sistem perbankan”.
Penolakan US Dollar pertama kali dipelopori oleh gerakan Liberty Dollar yang menggunakan koin emas, perak, serta tembaga sebagai alat pembayaran, dan mulai populer di seantero AS.
Tapi The Fed yang kuatir meluasnya gerakan ini, menekan FBI untuk membungkam Liberty Dollar. Namun usaha The FED kandas, karena pengadilan AS menangkan pihak Liberty Dollar dan FBI wajib mengembalikan koin-koin emas perak yang sempat mereka sita plus ganti rugi.
Bahkan komunitas muslim AS pun telah menerbitkan dinar emas dan dirham perak disana.
Emas Legal Sebagai Alat Tukar
The FED berada diambang kehancuran, para anggota parlemen di 12 negara bagian. Diantaranya: Utah, Virginia, Minessota, Tennessee, Iowa, South Carolina, Colorado dan Georgia sedang mencari persetujuan dari pemerintah negara mereka untuk mensahkan UU Mata Uang Alternatif untuk negara bagian mereka sendiri.
Salah satu celah hukum yang terdapat dalam UU Mata Uang AS sesuai dengan konsitusi adalah diperbolehkannya penggunaan koin emas dan perak.
Mendahului Virginia, Utah menjadi negara bagian AS pertama yang memperkenalkan uang alternatif secara resmi yang dilandasi hukum.
American Gold & Silver Eagle Coins
Pada bulan Maret 2011 Gubernur Gary Herbert menandatangani UU yang mengakui koin emas dan perak yang dicetak oleh US Mint berupa American Gold dan Silver Eagle sebagai alat pembayaran yang sah dan dapat digunakan untuk membayar pajak.
Kemudian disusul oleh South Carolina pada Februari 2012. Sedangkan Virginia, negara bagian AS yang mempelopori penggunaan mata uang alternatif, beserta beberapa negara bagian lainnya masih harus berjuang untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah mereka masing-masing.
10 reasons why Gold is Money
Selain menerima Dinar dan Dirham, Samurai Indonesia dojo Sidoarjo juga menerima pembayaran SPP bulanan dan kelas private menggunakan granule perak murni.