Friday, August 21, 2020

Keiko di Gunung Api Purba

Pada tanggal 21 Agustus 2020 Kenji sensei latihan di atas Gunung Api Purba




Sunday, August 16, 2020

Private Iaijutsu di Purwokerto

Tanggal 14-16 Agustus 2020 Kenji sensei mengajar private iaijutsu di Purwokerto


Tonton video nya di bawah ini.


Untuk private iaijutsu di kota manapun di provinsi manapun silahkan hubungi: 0813 5763 5764 (WA only)

Thursday, July 2, 2020

Stay Healthy in Covid-19 Crisis

Pagi teman teman.. masih dalam rangka menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19...

2 Juli 2020

Samurai Indonesia
Komei Juku Muso Jikiden Eishin ryu Iaijutsu

Info & Pendaftaran:
http://www.chudenhayanuki.com
Email: komeijuku.indonesia@gmail.com


#samuraiindonesia #samurai #komeijuku #musojikideneishinryu #iaijutsu #shinken #katana #iaido #kenjutsu #honbudojo #yc3knj


Saturday, February 29, 2020

Seminar & Ujian Iaijutsu PT Simetri Jakarta

Kenji sensei, Alexander sensei dan Prince sensei mengajar seminar iaijutsu dan menguji murid-murid Samurai Indonesia dari PT Simetri di Jakarta pada tanggal 22-26 Februari 2020.














Monday, December 30, 2019

Seminar & Ujian Samurai Indonesia Solo

Kenji sensei mengajar iaijutsu di Samurai Indonesia Study Club cabang Solo dan sekaligus menguji kenaikan tingkat murid-murid pada tanggal 27 Desember 2019. Kenji sensei juga menggunakan momen ini untuk pergi ke Segoro Gunung Camp Ground di lereng gunung Lawu Karanganyar Solo Raya untuk memancar CW Morse. Selain itu Kenji sensei juga menyempatkan melakukan rings bodyweight workout untuk menjaga tubuhnya tetap bugar ...

Jika anda ingin mengundang Kenji sensei untuk private iaijutsu di luar kota Sidoarjo/Surabaya silahkan hubungi beliau via WA: 081357635764.

Click untuk menonton video nya









Thursday, December 26, 2019

ADAB MURID KEPADA GURU



Setiap ilmu beladiri yang dituangkan guru kepada kita, sesungguhnya ada perjuangan di baliknya.

Sebelum dapat kita timba ilmunya, seorang guru harus belajar sekian lama. Bermodal tenaga, pikiran, waktu, dan harta. Jenjang demi jenjang dan berbagai halangan dia lalui untuk menguasai ilmu. Cidera dan luka mungkin menjadi makanan sehari-hari.

Saat guru memutuskan untuk mengajarkan ilmunya pun, masih ada usaha yang harus ditempuhnya. Membuat urut-urutan pelajaran, menyiapkan tempat, dan meluangkan waktu. Mungkin juga harus ijin ke lingkungan sekitar tempat ia mengajar.

Kemudian kita dan beliau dipertemukan. Barulah guru menuangkan ilmu demi ilmu. Nah, bukankah sangat banyak kebaikan ilmu yang telah kita terima dari guru kita?

Semua itu sulit bagi kita untuk bisa membalasnya. Kebaikan ilmu itu tiada tara. Maka sangat layak jika guru kita perlakukan dengan baik.

Beberapa Adab pada Guru

Datang tampak muka, pergi tampak punggung.
Meminta baik-baik saat ingin berguru. Jika suatu saat harus berhenti belajar (misalnya karena sakit), berpamitan baik-baik dan dengan jujur jelaskan alasannya.

Mendoakan guru.
Selalu mendoakan kebaikan untuk guru, atas ilmu yang telah diberikan.

Bayar iuran.
Baik belajar di perguruan atau secara privat, penuhilah jika guru menentukan iuran dalam jumlah tertentu. Jika belum/tidak bisa membayar, bilang terus terang.

Mengakui sumber ilmu.
Meski suatu saat kita lebih hebat dari guru kita, jangan pernah menghilangkan perannya. Akui dari siapa kita mendapatkan ilmu.

Memperlakukannya dengan baik.
Misalnya dengan bertutur kata santun, menghormatinya, bersikap sopan, memanggilnya dengan panggilan yang baik. Pun tetap hormati jika usia guru lebih muda dari kita.

Bertanya dengan cara yang baik dan dengan niat yang baik.
Bertanya dengan maksud untuk menambah pengetahuan, bukan untuk iseng atau mendebat. Lihat keadaan, cari waktu bertanya saat guru sedang tidak sibuk. Juga jangan tanyakan yang aneh-aneh seperti: teknik bantingan apa yang efektif digunakan di bulan yang gravitasinya lebih rendah dari bumi? Dan jangan bertanya dengan tujuan untuk menjilat, mencari simpati, mendapatkan pujian.

Mengingatkan dengan santun saat guru salah.
Seperti umumnya manusia, guru kadang bisa salah. Tugas murid untuk mengingatkannya dengan santun. Carilah waktu dan tempat yang baik, jangan diingatkan di depan umum.

Tengok saat kesusahan.
Saat guru sakit atau terkena musibah, tengoklah. Mungkin ada yang bisa kita bantu. Setidaknya kehadiran kita bisa menyenangkan hatinya.

Rajin latihan.
Rajin datang di waktu-waktu yang sudah disepakati untuk berlatih, akan membuat hati guru menjadi senang. Seperti kita, guru juga harus meluangkan waktunya untuk bisa hadir.

Semoga kita selalu bisa menjaga adab yang baik pada guru

Sumber: internet